Majapahit vs Sriwijaya: Perbandingan Dua Kerajaan Besar Nusantara

Majapahit vs Sriwijaya Perbandingan Dua Kerajaan Besar Nusantara

Nusantara memiliki sejarah panjang dengan berbagai kerajaan besar yang pernah berkuasa, dua di antaranya adalah Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit. Kedua kerajaan ini memainkan peran penting dalam politik, ekonomi, dan budaya Asia Tenggara, meskipun berbeda dalam hal waktu, wilayah, dan sistem pemerintahan.

Artikel ini membahas perbandingan keduanya, dari awal berdiri hingga warisan yang ditinggalkan.


Sejarah Singkat Kedua Kerajaan

Sriwijaya

  • Berdiri: Abad ke-7

  • Ibu Kota: Palembang, Sumatera

  • Fokus: Kerajaan maritim, perdagangan internasional

  • Kejayaan: Menguasai Selat Malaka dan menjadi pusat penyebaran agama Buddha

Majapahit

  • Berdiri: 1293 M

  • Ibu Kota: Trowulan, Jawa Timur

  • Fokus: Kerajaan agraris dan maritim

  • Kejayaan: Menguasai hampir seluruh Nusantara di bawah Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada


Sistem Pemerintahan

Sriwijaya

  • Dipimpin oleh raja mutlak

  • Pejabat administratif dan militer mendukung pengelolaan wilayah

  • Fokus utama pada pengawasan jalur perdagangan laut

Majapahit

  • Dipimpin raja yang dibantu mahapatih dan punggawa

  • Struktur pemerintahan lebih kompleks dengan pembagian wilayah luas

  • Sistem administrasi terintegrasi untuk militer, perdagangan, dan pertanian


Kekuatan Militer dan Ekspansi Wilayah

Sriwijaya

  • Armadanya kuat di laut

  • Menguasai jalur perdagangan dan wilayah pesisir

  • Menaklukkan kerajaan pesisir di Sumatera, Kalimantan, dan Semenanjung Malaya

Majapahit

  • Militer darat dan laut tangguh

  • Ekspansi dilakukan melalui peperangan dan aliansi politik

  • Menguasai hampir seluruh Nusantara, termasuk Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara


Ekonomi dan Perdagangan

Sriwijaya

  • Berbasis maritim

  • Perdagangan internasional dengan Tiongkok, India, dan Asia Tenggara

  • Komoditas: rempah-rempah, logam, hasil hutan

Majapahit

  • Kombinasi agraris dan maritim

  • Perdagangan lokal dan regional, termasuk rempah-rempah dan hasil pertanian

  • Pelabuhan penting: Trowulan, Tuban, dan Gresik


Budaya dan Agama

Sriwijaya

  • Agama utama: Buddha Mahayana

  • Pusat pembelajaran dan persebaran agama Buddha

  • Seni arsitektur candi bercorak Buddha

Majapahit

  • Agama: Hindu-Buddha

  • Seni arsitektur candi dan relief (misalnya Candi Penataran)

  • Karya sastra penting: Negarakertagama


Pengaruh dan Warisan

Sriwijaya

  • Pusat penyebaran agama Buddha di Asia Tenggara

  • Model kerajaan maritim yang kuat

  • Peninggalan: candi, prasasti, artefak

Majapahit

  • Menjadi simbol persatuan Nusantara (Bhinneka Tunggal Ika)

  • Warisan budaya dan sastra yang bertahan hingga kini

  • Model kerajaan agraris-maritim yang mengatur wilayah luas


Kesimpulan Perbandingan

Aspek Sriwijaya Majapahit
Fokus Maritim & perdagangan Agraris & maritim
Ibu Kota Palembang Trowulan
Agama Buddha Hindu-Buddha
Wilayah Pengaruh Sumatera, Semenanjung Malaya, Kalimantan Hampir seluruh Nusantara
Warisan Pusat penyebaran Buddha, perdagangan maritim Persatuan Nusantara, sastra dan budaya

Kedua kerajaan menunjukkan kekuatan Nusantara pada masa lampau. Sriwijaya lebih dominan di bidang maritim dan perdagangan internasional, sementara Majapahit lebih luas dalam penguasaan wilayah dan integrasi politik di Nusantara. Keduanya meninggalkan warisan penting bagi budaya dan sejarah Indonesia.